Penolakan Terhadap SK Rektor NO. 024 Tahun 2005-2006
Ciputat, UIN Jakarta- Telah terjadi kekerasan oleh Pegawai dan Satpam Kampus UIN Jakarta terhadap beberapa mahasiswa, dalam aksi damai KBM (Keluarga besar Mahasiswa) UIN Jakarta menolak SK Rektor NO. 024 Tahun 2005-2006. Aksi yang sedianya berjalan damai dan bersifat dialogis tersebut, dinodai oleh seorang pegawai/satpam yang kalap mengejar kemudian memukuli beberapa Mahasiswa yang sedang aksi. Insiden ini terjadi kira-kira pada pukul 15.30, di depan Aula Madya.
Mahasiswa yang bernama Rizky M. dari Fakultas Psikologi, sedang menjual buku Bimtest UIN Jakarta di pelataran auditorium utama mendengar adanya keributan di depan gedung rektorat. Beliau mendadak ditunjuk-tunjuk dan dikejar oleh pihak satpam, kontan beliau mencoba untuk menghindar dari keributan namun petugas keamanan mengejar dan menangkap serta melayangkan beberapa kali pukulan kepadanya sebelum menanyakan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) yang dipermasalahkan tersebut.
Sikap premanisme ini diperkirakan oleh KBM UIN sebagai tindakan sabotase yang sengaja diirencanakan dan dilakukan oleh rektorat. Aksi yang menuntut pihak rektorat agar mencabut SK Rektor no. 024 tahun 2005-2006 ini, kontan membuat rektorat gerah. Dan KBM UIN tetap bertekad berjuang menolak pasal 7 dan pasal 3 tentang bayaran kuliah penuh semester 8 ke atas dan denda karena sangat memberatkan mahasiswa.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari pihak rektorat, ataupun pegawai dan satpam yang terlibat dalam insiden memalukan ini. (de-S)