Logo Baru, Harapan Baru

Sebuah langkah nyata telah dilakukan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, secara serius senada dengan keinginan bersama untuk menjadikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai
World Class University (WCU) pada hari Kamis, 21 Agustus 2008 tepat pukul 19.30 WIB acara launching logo dibuka dengan dihadiri sekitar 200-an tamu undangan.
Pada Kamis malam, suasana Auditorium Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terasa sakral menanti saat-saat bersejarah peresmian logo baru. Sebuah angan penuh harapan tersirat dari setiap tamu undangan dan seluruh keluarga besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta demi ke-
eksistensi-an dan kemajuan intelektual bangsa Indonesia khususnya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Di awal acara, iringan musik Jazz dari Dwicky Darmawan beserta istri Ita Purnama Sari dan kelompok Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut menambah meriah acara malam itu. Selain itu hadir pula di antaranya mantan rektor Drs. Syadzali dan para pimpinan perguruan tinggi, tidak ketinggalan tamu spesial Hermawan Kartajaya yang juga selaku wali amanat Universitas Indonesia (UI) dan Komite Ahli Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI). Dalam pidatonya ahli marketing handal Indonesia ini menyampaikan pesan dan harapannya demi kemajuan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beliau mengatakan ”
Bahwasannya dalam menuju sebuah pencapaian baru seperti yang di lakukan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan tercitrakan oleh peluncururan logo baru, setidaknya harus memiliki Position Differentation Branding (PDB) yang tepat”. Di saat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memutuskan untuk merubah logonya, di saat itu pula harus dengan mantap berucap “
we have to be a new player!!!”.
Lebih lanjut beliau mengatakan "
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ibarat sebuah company yang mempunyai competitor dan customer, dimana penguasaan teknologi informasi merupakan hal yang wajib dimiliki guna menyambut semakin ketatnya kompetisi di era global dan dapat beradaptasi pada mainstream pendidikan tinggi dunia". Hermawan Kartajaya mengatakan, “
secara marketing rebranding yang di lakukan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sudah benar, tinggal bagaimana seluruh civitas academica mengadakan perubahan menuju tujuan bersama yang mulia”.
Launching logo baru secara resmi tepat pukul 21.14 WIB, menengok lebih dalam tentang argumen perubahan logo dan makna yang terkandung dalam logo baru tentunya tidak bisa lepas dari tiga nilai dasar sekaligus menjadi motto UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yakni
Knowledge (Pengetahuan),
Piety (Kesalehan), dan
Integrity (Integritas), kemudian di singkat KPI.Gagasan untuk merubah logo baru bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di dasarkan pada pertimbangan sebagai berikut:
1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya yang sangat ekstensif; dinamika, masalah, tantangan, dan tuntunan kehidupan masyarakat dunia yang semakin terbuka.
2. Kompetisi yang semakin kuat dan keras, khususnya antar lembaga perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
3. Analisa para ahli logo yang menyebutkan perlunya keunikan logo bagi IAIN/ UIN Syarif Hidayatullah berbeda dengan logo-logo lainnya dengan sentuhan-sentuhan baru sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, seni, budaya; dan berdasarkan dinamika, tantangan,dan tuntunan kehidupan yang semakin kompleks.
4. Rapat Senat lengkap UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menyetujui perubahan logo lama dan membuat sebuah logo baru yang menggambarkan Keislaman, Keilmuan, Keindonesiaan dan Globalisme. Rapat Senat juga mengamanatkan kepada rektor untuk menyusun langkah/program perubahan logo. Disamping itu, makna yang terkandung dalam logo baru UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah sebagai berikut:
Bayang-bayang Bola Dunia1. Menggambarkan wawasan global UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2. Menggambarkan misi Islam sebagai rahmat bagi semesta (
Rahmatan li al-alamin) yang juga diemban oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3. Menggambarkan kubah masjid
Garis Edar Elektron1. Menggambarkan ilmu pengetahuan yang secara terus menerus harus digali, diriset, dikembangkan.
2. menggambarkan perubahan dan dinamika kehidupan yang harus senantiasa ditanggapi atau direspon oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3. Menggambarkan keajegan hukum alam (
Sunnatullah) yang diperintahkan Allah SWT untuk selalu dibaca dan diteliti untuk kesejahteraan umat manusia.
Bunga Lotus atau Sidrah Di ambil dari al-Qur’an:
Sidrah al-Muntaha. Sebuah lambang dan cita-cita seorang mukmin untuk menggapai pengetahuan kebenaran tertinggi (
Ma’rifah al-Haq) demi kemashlahatan bersama.
Kitab1. Menggambarkan himpunan petunjuk kehidupan dan moral serta sumber inspirasi dan kaidah hukum yang tertulis di dalam Kitab Suci al-Qur’an dan al-Hadist yang harus ditaati bagi pengembangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2. Menggambarkan himpunan ilmu pengetahuan yang tertulis di dalam berbagai literatur yang harus terus digali dan dikembangkan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Garis Putih pada kata-kata UIN1. Menggambarkan sebuah tali pengikat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai universitas yang kuat, yang istiqamah, yang teguh berpendirian dan senantiasa mengedepankan intelektual dan moral.
2. Menggambarkan Sirat al-Mustaqim.
Warna Biru Melambangkan kedalaman ilmu, kedamaian dan kepulauan Nusantara yang berada di antara dua lautan besar, sebuah wilayah mempertemukan berbagai peradaban dunia.
Warna Kuning Melambangkan cita-cita UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju tahun-tahun keemasan, kecemerlangan,
Baldatun Toyibatun wa robbun Ghofur.
Meninjau dari makna filosofi dalam logo baru UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tampaknya lengkap sudah sejumlah angan dan harapan seluruh civitas academica untuk benar-benar menjadikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai
World Class University (WCU) dengan tetap memiliki ciri khasnya yaitu; Keislaman, Keilmuan, Keindonesiaan, dan Globalisasi.