Kamis, 03 Desember 2009 03:08
Darwanto
Buruh pabrik yang bekerja full shift dengan gaji yang hanya cukup untuk membiayai hidup mereka dan tidak untuk menaikkan taraf hidup. Mekanisme pasar murni berjalan bak tak kenal kemanusiaan, yang ada hanya logika bisnis dimana pemilik modal mempunyai hak penuh atas ekspansi bisnisnya. Apakah ungkapan diatas dianggap layak? sepantasnya atau memang berlebihan? Status sosial terlihat semakin semakin tajam perbedaannya. Walaupun katanya krisis keuangan namun produksi mobil mewah tetap saja...
Selanjutnya...
Kamis, 24 September 2009 21:21
Darwanto
Bukan dalam artian prestasi, namun lebih kepada pengunggulan kewibawaan yang membuat kita merasa wah, lebih dibanding, mantap, menakjubkan yang kemudian membawa seseorang menjadi terlena, masuk dalam perangkap alienasi. Penghilangan jati diri dan pengikisan nilai-nilai kepuasan esensial. Dalam berinteraksi, saat saya pernah berbincang dengan teman, beliau mengatakan tidak dapat dihindari bahwa kebutuhan mendasar adalah pengakuan dan penghargaan. Misal, apa yang membuat seorang biasa bangga 2...
Selanjutnya...
Senin, 06 Juli 2009 06:59
Darwanto
Kita sering mendengar kata kekeluargaan dalam berbagai hal, khususnya ketika hendak menyelesaikan masalah "marilah kita selesaikan persoalan ini secara kekeluargaan". Bingkai Indonesia dalam struktur keluarga mungkin sangat kental kita rasakan. Musyawarah dilaksanakan untuk mencapai mufakat dengan asas kekeluargaan.
Memang, ketika memakai kata keluarga dan relasinya serasa tidak ada sekat yang merintangi seolah-olah semua dapat diatasi melalui jalur informal untuk meluruskan legal formal...
Selanjutnya...
Senin, 25 Mei 2009 00:00
Arlian Buana Crissady
Modern deserta saudara-saudaranya, modernime, modernitas dan modernisasi adalah ‘kata-kata ajaib’ dan konsep adiluhung yang empuk untuk dibicarakan dan merdu didengar dalam dua abad terakhir di dunia Barat. Di negeri ini pun, sejak dimulainya zaman pergerakan, kata-kata modern seperti sudah menjadi santapan sehari-sehari kaum intelektual yang kemudian juga menyebar jadi konsumsi (bahkan) kaum pinggiran. Dan dewasa ini, dalam pergumulan pemikiran, istilah ‘modern’ ini telah menjadi...
Selanjutnya...
Senin, 23 Maret 2009 00:00
Arlian Buana Chrissandi
Puja-puji syukur sekalian alam demi Allah semata, shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan bagi Muhammad Sang Nabi. Beriring apresiasi tinggi bagi semua sahabat yang menggagas, berkarya dan terlibat dalam proses penciptaan official website BEM FEIS http://bemfeis-uinjkt.org/. Salut !. Mari bersulang secara akademis untuk ini, dan selamat berpesta secara ilmiah. BEM-J HI, terus terang, sangat iri dengan prestasi ilmiah ini. Tapi sebagai bagian tak terpungkiri dari BEM FEIS, tentu saja...
Selanjutnya...
|